Sujoko

Sujoko

Sujoko sering dipanggil teman-temannya dengan Joko, atau Jack.
Keren, keren sekali. Membaca namanya saja, membuat saya kagum. Bukan apa-apa sih, namanya itu loh, unik, Joko! Seperti presiden kita.

Joko itu termasuk bahasa jawa, jika kita artikan ke dalam bahasa Indonesia adalah perjaka. Sudah pasti dong, sepanjang hayatnya beliau menyandang keperjakaannya. Walaupun sudah pada tahu, beliau ini akhlaknya kurang meyakinkan. Mesum Jek!

Gimana mau dibilang masih perjaka coba? Ketika berumur belasan saja ia sudah melakukan seks bebas dengan teman cewenya atau pacarnya. Itu ketika beliau di bangku SMK. Maaf jika terlalu fulgar. Astagfirullah, bukannya saya mengada-ada loh ya. Ini serius jek!

Beliau ini adalah penggombal ulung. Ia adalah Leonardo d’caprio versi amateur. Kalo modusin cewe-cewe mah dia adalah rajanya. Beliau belajar dari internet. jika akan mendekati cewe selalu browsing-browsing dulu, agar jurus yang ia keluarkan tepat sasaran.

Walopun seperti itu. Raja gombal, tukang modus cewe sekolah, dan playboy. Belio dalam kisah percintaan sangat miris sekali. Siapkan tisu dulu deh jika masih mau membaca tulisan ini.

Jadi gini, beberapa bulan terakhir ini. Belio dengan pacarnya sudah serius. Kemana-mana berdua, mandi berdua, dll. Sudah akan melangkahkan hubungannya ke tahap pernikahan. Tapi sebagai orang jawa, maka belio ini masih memegang teguh filosofi jawa. Bibit, bobot dan bebet.

Tak hanya 3 macam itu. Orang jawa juga mempunyai perhitungan tersendiri. Anak ke berapa nikah dengan anak ke berapa. Misal mbarep, ragil dan sebagainya. Jadi ada pantangannya. Saya juga kurang paham. Walaupun saya orang jawa tulen.

Kalo dihitung-hitung dengan ilmu jawa, ia dengan cewenya tak cocok. Joko adalah anak ke tiga, sedangkan si cewek anak pertama. Ya, orang Jawa menyebutnya “JILU”. Siji-telu. Itu tak boleh untuk melanjutkan ke dalam pernikahan. Sumpah, saya tidak ngarti dengan ilmu ini. Yang saya tahu, Joko ggal menikah dengan ceweknya karena faktor tersebut.

Maka, dengan filosofi ini. Hubungan mereka gagal. Kandas di tengah jalan. Miris sekali. Setelah kejadian itu, joko selalu murung. Nangis, galau, dan hampir bunuh diri.

Sudah. Kita lanjut ke ke hal pekerjaan. Dibalik kegagalan cintanya yang miris dan kurang sedap. Joko adalah seorang pekerja keras. Seorang karyawan yang jujur nan disiplin! Karyawan teladan dan perlu dicontoh oleh teman-temannya.

Ia bekerja di sebuah pabrik besar di sebuah kota Mojokerto. Ia sudah bertahun-tahun kerja di sana. Perusahaannya memproduksi panci. Tepatnya tutup panci. Saya serius ini.

Ia mendapat jabatan yang tinggi. Belio dekat dengan semua golongan. Semua di tempat kerjanya kenal dengan Mas Joko. Selain terkenal, joko akhir-akhir ini mau mendirikan perusahaan sendiri. Ia akan mengelola sebuah Warnet di di kampungnya. Usaha warnet yang dikelolanya itu akan menggunakan koneksi internet 4G. Mulia sekali bukan?

Joko adalah seorang pekerja keras serta pebisnis ulung. Lima tahun ke depan namanya akan terpampang di media massa, majalah dan lainnya. Profilnya akan dibahas di talkshow televisi lokal maupun nasional. Ia menjadi pengusaha sukses. Mungkin sebentar lagi akan mengalahkan Bob Sadino yg gaek itu.
Salam sukses untuk bung Joko. Tabik!

Catatan : jika ingin berkenalan dengan Sujoko, atau tanya tentang tips atau cara menaklukkan cewe dengan mudah bisa menuju ke akun Facebooknya. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s