Perkara Move-on dan Cara Mengatasinya

Perkara Move-on dan Cara Mengatasinya

IMG_3640-0.JPG

Gua pernah mengalami bahwa move on itu sangat susah-susah gampang. Sekitar tahun 2011 lalu, gua putus dengan cewe gua. Yah, terlalu mainstream sih alasan putusnya. LDR, iya Long Distance Relationship. Tahun 2011 itu dimana gua lulus sekolah SMA. Gua pacaran ama doi dari kelas 2 SMA, pacaran gua berjalan selama kurang lebih 2 tahun. Sangat lama dan setia bagi kisah pacaran abg di zaman gua. Setelah gua lulus, selama beberapa bulan gua putus ama doi. Dan saat itulah dimana MOVE ON harus kita lewati dengan cepat, efisien, masiv dan bersistem.

Bagaimana cara melakukan itu? Oke gua sedikit bahas ya, cara ini gua lakukan dan gua analisis dan survey ke temen-temen gua. Kalo anda gak beruntung, ya jangan nyalahin gua! Ini hanya analisis bodoh gua!
Seminggu dua minggu sih pasti kita masih memikirkan doi, itu wajar! Lhawong dulunya sering bbman, smsan dan tilpun2an kok, terus setelah putus, kegiatan itu gak lo lakukan, pasti ada sesuatu yang kurang, gakpapa siklus ini dinamakan galau segalau-galaunya. Kita akan gelisah, merenungi nasib yang hampir-banyak orang mau melakukan percobaan bunuh diri, karna gak bisa move on! Jika kita sudah mentok dan gak tau mau ngapa-ngapain, lebih baik lo ambil air wudhu dan membaca Al quran! Itu jika lo muslim, jika di luar itu, kalian bisa sembahyang dan berdoa minta petunjuk kepada Tuhan, ini cara yang sangat sederhana namun jarang dilakukan oleh anak muda harapan mertua yang susah move on.
Jika cara itu sudah lo lakukan, hal kedua yang harus lo lakukan adalah, lupakan semua kenangan tentang doi, foto di gajet, arsip-arsip chatting ama doi, dan foto-foto lo bersama doi di Twitter, Facebook, dan sejenisnya, pokoknya yang berhubungan dengan media sosial. Kenapa harus sampai begitu? Itu cara paling ampuh untuk melupakan doi, kenangan-kenangan bersama dia itu harus lo buang jauh-jauh ke Belanda sana, kalau bisa ke Neraka juga boleh. Dan jangan juga lo stalk Twitter dan sejenisnya doi. Nanti lo semakin nyesek dan semakin susah move on-nya.
Jika sudah sampai tahap itu, berarti lo baru berhasil 25%! Dan sampai tahap ini, lo udah merasakan berat dan tak mau melanjutkan lagi? Jangan, jangan putus asa! Masih panjang jalan ke depan, dan masih terjal jalan yang lo akan lewati. Jika diibaratkan, lo seperti nyari kitab suci ke barat yang tak kunjung dapat, lah, emang Kera Sakti!
Ketiga adalah Jatuh Cinta lagi! Aha! Lo harus bisa melakukan ini, kalau gagal, hilanglah sudah harapan lo untuk move on! Jadi gini, lo harus mencari target untuk lo jadiin pacar. Carilah yang sepadan! Jika muka lo standar, carilah yang standar juga, jangan mengharapkan lebih! Jika lebih itu adalah bonus dan itupun terjadi hanya di sinetron-sinetron yang membodohin itu. Masak kang Angkot dapat pacar seorang direktur! Lo harus berfikir realita! Jangan terlalu banyak berkhayal, itu juga akan menghambat move on lo! Lo wajib mencari gebetan baru, dan sering-seringlah mbribik ke target lo, ajak dia ketemuan, dan makan bersama, jika lo cowok, lo harus yang bayarin! Sering ajak jalan dia, perhatiin dia, itu juga biar waktu lo tersita ke gebetan baru lo, biar gak memikirkan mantan lo yang udah bersama orang lain yang lebih tjakep! Oh ya, cari gebetannya jangan satu yah, inget ini masih target dan bukan pacaran ‘mblo. Kalo bisa dua atau tiga, buat serep kalo sewaktu-waktu gebetan yang pertama gak cinta ama elo. Mirip sopir truck-lah, harus ada stock ban jika di tengah perjalanan pecah ban. Selain mbribik, lo harus jago mengatur waktu, waktu adalah krusial, jangan kelamaan mbribik, jika yang lo gebet ada sinyal ama lo, langsung tembak. pun jangan diterusin jika dia kurang respon ama lo. Seperti apa yang gua bilang di awal, berpikir realita!

Dan langkah yang terakhir adalah nikmati hasilnya. Jika lo udah dapet pacar baru, berarti langkah mengatasi move on lo udah mencapai 90%. Kenapa kok gua bilang 90%? Dan gak bilang 100%? Iya, karna sisanya itu, dan gak sedikit juga, lo bakal balikan ama mantan lo, 10 % itu juga berat! Tapi intinya, pertama kali setelah putus, lo sungguh-sungguh niat untuk move on dan nyari yang baru. Hidup gak boleh stag, pun gak boleh memikirkan masa lalu terus, melihat masa lalu boleh, mengenang masa lalu pun boleh, tapi untuk pelajaran kita ke depannya. Sesekali menengok ke belakang. Dan hidup ini terus berjalan, jika lo susah move on, hidup lo gak akan maju dan sakses! Mungkin itu sedikit tips dari gua, kalo ada yang salah, ya maklum, kan hanya analisis bodoh gua. Ohya, tips diatas adalah pengalaman orang lain, kalo gua mah, teteup setia kok, setia JOMBLO!!

NB : Resiko ditanggung penumpang bro!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s