Bu Susi dan Bali Tolak Reklamasi

Bu Susi dan Bali Tolak Reklamasi

Bali Tolak Reklamasi gambar diambil dari google
Bali Tolak Reklamasi

gambar diambil dari googleSetelah Jokowi mengumumkan siapa saja menterinya kemarin, banyak gunjingan atau omongan yang kurang sedap terhadap pilihannya salah satunya ibu Susi Pudjiastuti ( Menteri Kelautan & Perikanan ). Banyak di Sosial media yang mencibir beliau karena yang hanya lulusan SMP, mempunyai tattoo dan sampai dikaitkan beliau seorang janda. Oke, sampai sini kita sudah sedikit menyimpulkan, bahwa rakyat Indonesia terutama warga Twitter itu banyak yang selo, dan selalu cerewet ke hal-hal yang kurang penting.

Di Indonesia yang masih belajar demokrasi ini, penampilan dan perilku (pejabat) masih menjadi dewa di negeri ini. Sebenarnya kalau kita menengok ke belakang, sudah berapa banyakkah pejabat yang menjadi tahanan KPK yang berpenampilan sopan, santun dan agamis? ratusan bukan? Di Indonesia ini, mindsetnya masih mindset inlander. Bagi saya sendiri menteri seperti bu Susi tak masalah, apalah arti tattoo dan tak lulus SMA jika dia bisa (kompeten) bekerja memperbaiki bidang Kelautan dan Perikanan kita?

Apakah standardnya pejabat harus lulusan universitas yang tersohor dan tak bertatto? Kalau iya, kamu bisa mencarinya di sel-sel KPK. Kemunafikan ini, yang terus menerus ditanam di otak, tak akan membuat bangsa ini maju. Kita masih mengidolakan penampilan yang sopan santun dan sok agamis! menteri seperti bu Susi yang tak munafik ini, penampilan yang apa adanya adalah moment bahwa yang penampilannya penuh tattoo tak selalu jelek. Kita lihat apa yang dihasilkan, bukan melihat dari penampilan saja.

Semoga dipilihnya beliau menjadi menteri kelautan dan perikanan menjadikan nelayan dan alam (Laut) Indonesia menjadi lebih baik lagi. Oh ya, bu Susi, ada satu lagi, kawan-kawan kita di Bali sedang berjuang tentang penolakan rencana reklamasi di Teluk Benoa, saya memohon kepada  bu Susi dan pak Jokowi untuk membatalkan reklamasi itu, warga Bali tak butuh itu semua. Wisata di Bali terkenal karena indahnya pantai dan alamnya, dan warganya yang masih menjunjung tinggi ketradisionalnya, warga Bali tak butuh reklamasi. Warga Bali membutuhkan kehidupan yang asri dan damai. Jika reklamasi dilakukan, nelayan-nelayan di sekitar Teluk Benoa akan kehilangan mata pencahariannya selama ini, bahkan sudah turun temurun. Omong kosong, reklamasi menguntungkan Rakyat Bali, Reklamasi hanya menguntungkan segelintir investor rakus dan penguasa rakus.

Kembali ke Bu Susi kita rakyat Indonesia menunggu hasil kerja ibu, dan pak Jokowi, coba pak Jokowi blusukan ke Bali, lihat berapa banyak warganya yang menolak reklamasi ini, jika pak Jokowi diam saja berarti harapan warga Bali di Pilpres kemarin telah bapak kecewakan. Warga Bali dan Indonesia berharap banyak ke bapak dan juga ke pembantu-pembantu bapak. Ayo pak blusukan!

Advertisements

One thought on “Bu Susi dan Bali Tolak Reklamasi

  1. You post very interesting content here. Your website deserves much bigger audience.

    It can go viral if you give it initial boost, i know very useful tool that can help you, just search in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s