Hai Kamu

Hai Kamu

Hai kamu yang terlintas dalam otakku
Hai kamu yang menambah warna hiduppku
Hai kamu yang membuat hatiku luluh
Hai kamu yang membuatku semangat

Sepenggal sajak ataupun apa disebutnya, aku membuat itu hanya untuk kamu. Sapaan “Hai” adalah sapaan yang enak didengar dan gampang diucapkan. Kamu adalah inspirasiku, kamu juga yang membuat tulisan ini aku publish. Senyuman dan perhatian atau apapun di dirimu, membuatku salah tingkah. Apakah aku salah mengartikan tentangmu, ataukah aku hanya mimpi yang tak kunjung bangun? Tak bisa dipungkiri, ketertarikanku terdadapmu adalah hal yang wajar, dan bahkan umumnya memang seperti itu.

Sungguh,suatu hal yang tak mudah untuk mengungkapkan ataupun mengutarakan kepadamu, yang nanti ujungnya berantakan. Lama memendampun juga tak baik, bukan begitu kan? Hai, teruntuk kamu yang semoga kamu membaca ini. Lihatlah aku, bukan lihatlah pendapat orang lain. Tak perlu kamu menjawab dengan sebuah ucapan di bibirmu, cukup dengan hatimu.

Ah, aku sudah terlalu galau malam ini. Kopi yang biasanya aku minum, malam ini tak ada. Cukup sudah aku menulis tentang kamu. Jika aku teruskan, nanti kamu pusing membacanya. “Hai” untukmu, hai cantik, ah betapa indahnya jika memilikimu. Oh ya, hidup tak melulu khayalan, hidup harus melihat kenyataan. Karena khyalan membuatku terbang dan kapan saja aku bisa jatuh. Jatuh itu sakit, berbeda dengan rasanya jatuh cinta. Cinta ataupun apalah ini disebutnya, yang penting apa yang aku rasain seperti jatuh cinta. Hai kamu, bintang di kegelapanku, yang menyinari setiap malam yang sunyi nan senyap. Hai kamu, wajahmu selalu terbayang, dalam keseharianku. Hmmm, apa karena aku mendengarkan lagu galau, hingga membuatku bisa menulis tentang romantis. Tentang cinta yang tak berujung? Cinta ataukah perasaan sesaat? Entahlah.

Inilah suara hatiku, saat ini. Saat sunyi dan dingin malam ini menghinggapi sekujur tubuhku. Apakah kamu sama merasakan hal yang sama denganku? Ataukah kamu tak memperdulikan aku? Semoga, yang terbaik untuk aku dan kamu menyertai. Mimpi tak selalu menjadi kenyataan. Kenyataan bisa menjadi mimpi masalalu. Melangkah dan berjalan, tahap demi tahap, waktu ke waktu, akan ku jalani hingga aku tahu jawaban itu. Jawaban darimu.

Semakin aku lama menulis, semakin aku galau. Ah, tulisanku ini mungkin tak berarti, tapi aku membuat tulisan ini dengan rasa yang sebenarnya, hati yang menjadi kata-kata. Banyak kata yang belum diketik di tulisan ini, mungkin suatu saat tulisan yang belum diketik itu menuliskan sendiri seiring waktu yang berputar. Semoga ya. Sekali lagi, hai kamu!

Cinta tak melulu tentang kebahagiaan, jua tak melulu tentang nafsu. Derita yang mendalam ataupun kebahagiaan yang abadi ada di dalam cinta itu sendiri. Yang ku rasain sekarang mungkin biasa bagi orang lain, tapi aku berbeda. Aku sangat menikmati setiap waktu, setiap detik berjalan membuat hidupku lebih indah. Hai, kamu semoga membaca ya. ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s