Dalamnya Cinta

Dalamnya Cinta

Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata,namun namanya sengaja aku ganti. Karena nanti takut ada yang tersinggung dengan tulisanku, bisa-bisa ada yang marah nanti. Hehe

Rocky dan Ririz

Rocky adalah anak sekolah di SMK swasta di kotanya, sedangkan Ririz sendiri masih SLTP tapi sudah hampir lulus, Ririz kelas 9, Rocky sendiri saat itu kelas 11, ya, mereka beda 2 tahun. Serasilah kalau untuk berpacaran,kok ini sudah menyangkut pacaran sih?

Begini ceritanya,
Sekitar akhir tahun 2009 ketika Susilo Bambang Yudhoyono menjabat presiden untuk kali kedua bersama wakilnya yang baru yakni Boediono yang konon menang telak dalam Pemilu yang demokrasi itu, tapi banyak juga yang Golput.
Di sebuah kotadi ujung provinsi Jawa Timur paling barat (Ngawi), Rocky dan Ririz sedang dilanda cinta. Perkenalan awalnya ketika Rocky mengantar temannya pulang sekolah dan hampir sampai di rumah temannya itu, Rocky melihat Ririz. Setelah itu Rocky minta nomor teleponnya pada temannya.

Nomor sudah ada di tangan Rocky, hampir setiap saat Rocky maupun Ririz saling berkomunikasi entah lewat pesan singkat maupun telepon. Lama berkenalan mereka semakin akrab dan dekat. Mereka sepakat untuk bertemu. Hingga waktunya hari yang ditentukan Rocky sangat gugup untuk bertatap muka dengan Ririz. Pertemuan itu diingat betul oleh Rocky,pertemuan itu beberapa hari setelah wafatnya mantan presiden kita Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur yang Pluralis itu (30 Desember 2009), pertemuan itu tanggal 1 januari 2010 terjadi di rumahnya Rocky, Ririz tidak langsung ke rumahnya Rocky sih, tapi Rocky menjemput Ririz di tempat yang sudah dijanjikan. Pertemuan terlau singkat itu membuat Rocky sangat berkesan mungkin bagi Ririz juga begitu.

Setelah pertemuan yang berkesan itu ( menurut Rocky), mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Pacaran mereka di masa awal sangat biasa-biasa saja, seperti pacaran anak muda yang lainnya. Setiap hari minggu Rocky menyambangi rumahnya Ririz untuk mengajak jalan-jalan. Kalau sedang malas mereka menghabiskan waktu sampai sore untuk mengobrol,bercanda di rumahnya Ririz. Begitupun sebaliknya Ririz kadang-kadang ke rumah Rocky (dan itu membuat Rocky sampai sekarang tidak bisa melupakan).

Ketika berangkat sekolah kadang-kadang Rocky mengantarnya (kebetulan searah sekolahan mereka) dengan penuh kemesraan,gugup, campur-aduk mereka berboncengan, perjalanan itu menuju sekolahnya Ririz kurang lebih 15 menit. Penuh kecanggungan di antara mereka sehingga waktu perjalanan mereka hanya diam, pembicaraanpun hampir tak ada, kalaupun ada cuma sepatah dua patah kata.

Di tengah masa-masa indah,Rocky mendapat tugas PKL (training/ terjun di dunia kerja) dari sekolahannya untuk training di Jakarta. Dengan sangat berat Rocky meninggalkan Ririz untuk sementara, dan dipastikan mereka Long Distance Relationship (pacaran jarak jauh). Rocky di Jakarta selama 3 bulan. Dan di waktu itu Rocky yang ada di Jakarta merasakan kerinduan yang sangat menggebu, belum pernah mereka tidak bertemu selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ( Rocky merasa tersiksa).

Waktu 3 bulan akhirnya selesai, dan itu waktunya kenaikan kelas bagi Rocky dan Ujian Akhir Nasional (UAN) bagi Ririz. Di waktu itu juga Rocky selalu mendukung Ririz untuk rajin belajar sholat dan terus berdoa. Dan ada kejadian yang mebuat Ririz bersedih, ketika itu Rocky tengah berangkat ke sekolah, di perjalanan Rocky kecelakaan dari sepeda motor. Rocky sempat memberi kabar kepada Ririz untuk mengantar pulang, tapi Ririz ternyata di sekolahnya sedang diadakan Try Out (uji coba)buat kelas 9. Ririz bilang tidak bisa mengantar. Akhirnya dengan rasa sakit di tangan kirinya Rocky pulang dengan sisa-sisa kekuatannya.

Di masa itu juga nilai pelajaran Rocky hancur, malah semakin hancur dari kelas 10. Sejak kelas 10 Rocky sudah bandel dan ingin sekali pindah sekolah. Naik kelas 11 malah jeblok, benar-benar jeblok nilainya. Di akhir kelas 11 itu, Rocky hampir tak naik kelas. Rocky dapat ranking ketiga dari belakang. Ya , karena Rocky sering tak masuk sekolah.
Setelah Rocky naik kelas dan Ririz pun lulus dengan nilai yang bagus. Giliran Ririz bimbang untuk menentukan sekolah kemana. Rocky ikut membantu mencari/menyarankan Ririz, dan Rocky menyuruh Ririz untuk bersekolah di SMK Negeri (bukan satu sekolah dengan Rocky). Tapi akhirnya Ririz memilih sekolah di SMU (Sekolah Menengah Umum) yang dekat dengan rumahnya kira-kira 3 Kilo Meter jaraknya . Sebenarnya Rocky kurang setuju dengan keputusan Ririz untuk sekolah di SMU itu. Tapi pikir Rocky, “biarinlah , toh itu pilihan Ririz sendiri”.

Gaya (kisah) percintaan mereka sedikit bebeda semenjak Ririz berada di SMU.entah dari awal Rocky kurang setuju dengan Ririz sekolah ditempat itu, masalah-masalah selalu datang. Dan membuat mereka sedikit jaga jarak (bejauhan) dan masalah itu semakin hari semakin menggunung. Telisik punya telisik Ririz di sekolahnya yang baru itu mempunyai gebetan . Gebetan itu kakak kelasnya. Sementara Rocky mendengar selentingan itu dengan rasa tidak percaya, tapi juga penasaran. Apakah benar apa yang dilakukan oleh Ririz itu? (pikir Rocky dalam hati). Semakin hari selentingan itu santer ke telinga Rocky. Dan ternyata benar adanya yang di awal Rocky hanya mengira cuma gosip itu. Di jejaring social ( Facebook) nya juga sudah tidak berpacaran dengan Rocky, tapi dengan kakak kelasnya. Hati Rocky semakin hancur melihat apa yang disaksikan di Facebook itu. Benci,benci dan benci !! Yang ada di benak Rocky. Walaupun Rocky waktu itu sangat benci dengan Ririz, tapi Rocky masih sayang terhadap Ririz. Rocky berniat menemui Ririz di rumahnya, setelah sampai di rumahnya, Rocky bertanya kepada Ririz, “ apakah kamu benar berpacaran dengan kakak kelasmu itu?” dengan kepala menunduk dan mata berkaca-kaca Ririz menjawab dengan anggukan kepala. Sekejap Rocky marah! Kata-kata kasar keluar dari mulutnya kata-kata yang tidak pantas itu membabibuta masuk ke dalam telinga Ririz. Rocky langsung pulang dengan amarah yang berkumpul di kepalanya.

Setelah itu, mereka berpisah. Dan mungkin Ririz bahagia berpacaran dengan kakak kelasnya itu. Hari-hari Rocky sepi tanpa kehadiran Ririz,tapi mau bagaimana lagi Ririz sudah memilih orang lain. Lama mereka tidak berkomunikasi Rocky malah tak bisa melupakan Ririz. Sesekali Rocky SMS Ririz. Entah ada kejadian apa mereka menjadi dekat lagi (sepertinya Rocky yang tak tahu malu, masih saja mengejar Ririz). “ apakah kamu bersdia balikan (berpacaran lagi) sama aku?” tanya Rocky pada Ririz. Dengan hati deg-degan rocky menunggu jawaban itu. Ririz pun menjawab “Iya”. Senangnya hati Rocky kala itu. Dan Rocky menyuruh Ririz melupakan kakak kelasnya itu. Dan dia menurut pada Rocky (entah terpaksa atau tidak).

Mereka kembali berpacaran, dengan sedikit demi dedikit melupakan “kejadian itu”. Memulai dari awal dan membuat “ukiran-ukkiran cinta” yang sempat berhenti itu. Tapi sedikit permasalahan itu terjadi lagi, ketika Rocky lulus dari sekolahnya, Rocky memutuskan untuk kerja di Jakarta kota yang penuh hiruk pikuk manusia , macet dimana-mana dan suara klakson tiap pagi,sore, bahkan malampun masih bersuara itu.
Rocky di Jakarta dan Ririz masih bergelut dengan ilmu di sekolahannya itu, mereka kembali sedikit tenggang dikarenakan jarak yang lumayan jauh. Rocky kalau pulang di kota asalnya (Ngawi) juga tiap tahun sekali bertepatan libur lebaran. Di Lebaran pertama, Rocky berkunjung ke rumahnya Ririz , dan Rocky merasa ada sesuatu yang beda (aneh) dalam diri Ririz. Tapi pemikiran itu dibuang jauh-jauh oleh Rocky.
Rocky kembali bekerja lagi di Jakarta, Rocky semakin cuek dengan Ririz . entah kenapa perhatiannya kepada Ririz lambat laun menghilang. Banyak orang bilang “Jakarta mengubah segalanya” mungkin ada benarnya juga buat Rocky. Tapi Rocky setia terhadap Ririz. Bulan Ramadhan datang (tandanya lebaran kedua buat Rocky di Jakarta) tapi Rocky masih acuh tak acuh. Sedangkan Ririz berharap seperti jamannya Rocky sekolah yang selalu perhatian. Setelah lama Ririz dicuekin oleh Rocky, entah benar-benar niat atau cuma buat pelarian, Ririz akhirnya punya pacar (lagi). Lebaran tiba rocky pun pulang kampung, dan apa yang menurut Rocky ‘pelarian” itu ternyata salah besar! Ririz berpacaran dengan teman sekelasnya sampai sekarang. Sampai dia mau lulus sekolahnya.
Rocky masih setia menunggu cintanya yang “hilang” itu dan berharap kembali lagi.

Dalam hatinya Rocky “ I Still Waiting you” . Entah Ririz mengerti apa tidak apa yang Rocky rasain.

Kamu ( untuk Ririz RFP)

Kamu membuat gelisah hatiku
malam-malamku susah tidur karenamu
bintang tak mau mengerti keadaanku – yang resah
gundah karena meridukanmu
tiga tahun bersama
membuat aku mengerti apa itu cinta
cinta yang kamu tanamkan begitu indah di hatiku
kamu juga yang mengajariku apa itu sebuah pengkhianatan
bulan desember duaribu duabelas
kau mengucapkan kalimat yang membuatku hancur
berserakan dan tak mungkin bisa bersatu lagi
rapuh,
aku tak kuat melihat kamu bersamanya
daun gugur dihembus angin sore
aku tak akan menyalahkanmu
seperti daun yang tak menyalahkan angin sore

semoga lukaku ikut terbang dibawa angin itu
aku dan kamu akan jadi kenangan.

Oleh Robit Mikrojul Huda
@RobitMH
Jakarta, 3 January 2013

Advertisements

5 thoughts on “Dalamnya Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s